QS 47 : 18 Quran Surat Muhammad Ayat 18 Terjemah Bahasa Indonesia

QS 47:18 Quran Surat Muhammad Ayat 18 terjemah bahasa indonesia oleh kementrian agama republik indonesia (Kemenag) atau departemen agama (Depag) Muhammad Quraish Shihab, tafsir jalalain (Jalal ad-Din al-Mahalli dan Jalal ad-Din as-Suyuti. disertai juga dengan terjemahan bahasa malaysia oleh Abdullah Muhammad Basmeih. Muhammad dalam bahasa arab ditulis سورة محمّـد yang berarti Muhammad merupakan surat ke 47 dari 114 surat dalam Alquran, tergolong sebagai ayat Medinan, didalamnya terdapat 38 ayat.

 

Quran Surat Muhammad Ayat 18

Quran surat Muhammad ayat 18

Bacaan QS 47:18 dalam huruf latin

Fahal yanthuroona illa alssaAAata an tatiyahum baghtatan faqad jaa ashratuha faanna lahum itha jaathum thikrahum

Quran surat Muhammad ayat 18 dalam bahasa Arab

فَهَلْ يَنْظُرُونَ إِلَّا السَّاعَةَ أَنْ تَأْتِيَهُمْ بَغْتَةً ۖ فَقَدْ جَاءَ أَشْرَاطُهَا ۚ فَأَنَّىٰ لَهُمْ إِذَا جَاءَتْهُمْ ذِكْرَاهُمْ

Quran surat Muhammad 18 terjemah Bahasa Indonesia

Kementrian Agama Republik Indonesia (Kemenag)/ Departemen Agama (Depag)

47:18| Maka tidaklah yang mereka tunggu-tunggu melainkan hari kiamat (yaitu) kedatangannya kepada mereka dengan tiba-tiba, karena sesungguhnya telah datang tanda-tandanya. Maka apakah faedahnya bagi mereka kesadaran mereka itu apabila Kiamat sudah datang?

Muhammad Quraish Shihab

47:18| Orang-orang yang mendustakan itu tidak mengambil pelajaran dari keadaan umat-umat terdahulu. Bukankah mereka hanya menunggu kedatangan hari kiamat yang akan datang secara tiba-tiba? Sesungguhnya tanda-tanda hari kiamat itu telah tampak namun mereka tidak memikirkan kedatangannya. Maka, dari mana akan timbul kesadaran mereka jika hari kiamat telah datang secara tiba-tiba?

Tafsir jalalain (Jalal ad-Din al-Mahalli dan Jalal ad-Din as-Suyuti)

47:18| (Maka tidaklah yang mereka tunggu-tunggu) maksudnya tiadalah yang ditunggu-tunggu, oleh orang-orang kafir Mekah (melainkan hari kiamat yaitu kedatangannya kepada mereka) lafal An Ta’tiyahum menjadi Badal Isytimal dari lafal As-Saa’ah; yakni, perkaranya tiada lain hanyalah menunggu kedatangan kiamat kepada mereka (dengan tiba-tiba) atau secara sekonyong-konyong (karena sesungguhnya telah datang tanda-tandanya) alamat-alamatnya, antara lain diutusnya Nabi saw., terbelahnya bulan dan munculnya Ad-Dukhaan. (Maka apabila ia datang kepada mereka apakah faedahnya) yang dimaksud adalah kedatangan hari kiamat (kesadaran mereka) keinsafan mereka, tidak ada manfaatnya lagi buat mereka.

Abdullah Muhammad Basmeih (Bahasa Malaysia)

47:18| (Kiranya golongan yang ingkar masih tidak mahu menerima peringatan yang diberi kepadanya) maka tidak ada lagi yang mereka tunggu melainkan saat kiamat yang akan datang kepada mereka secara mengejut, kerana sesungguhnya telah lahirlah tanda-tanda kedatangannya. Kalaulah demikian, maka bagaimanakah mereka dapat menerima peringatan yang diberi kepada mereka – apabila saat kiamat itu datang kepada mereka?

 

Demikian QS 47:18 Quran Surat Muhammad Ayat 18 Terjemah Bahasa Indonesia juga malaysia, dengan adanya terjemahan tersebut semoga kita bisa lebih mudah dalam memahami arti dari Alquran khususnya surat Muhammad ayat 18

Leave a Reply